Senin, 12 Agustus 2013

Mengenang, Menyumpah, Mengumpat, Berdoa untuk kamu, Cintaku

Hanya akan ada rasa sesal ketika segala perbuatan terlalui dengan cara yang salah
Hanya akan ada nama ketika aku, kau dan mereka mati
Hanya akan belang yang ditinggal harimau ketika mereka tak lagi mengaum


Hanya akan ada aku ketika kau menyadari semua
Hanya akan ada aku ketika kau mengingat kita dengan rasa menyesal
Hanya akan ada aku ketika manis getir kau dan aku berubah menjadi kenangan

Hanya akan ada aku. Ketika kau sadari rasa egomu yang bersalah dan ketika semua sudah terlambat.

Hanya akan ada aku yang kau khianati dan terus menghantui hingga kau mati.

Minggu, 09 Juni 2013

Kamu

Kamu luar biasa tapi tidak bersama.
Kamu mati namun masih terlihat disini.

Kamu masa depan namun tak teraih
Kamu masa lalu namun tak terlupakan.

Kamu seluruh, bukan sebagian.
Kamu indah, sumpah aku hina yang melewatkan

Jumat, 26 April 2013

Berakhir, Memulai

Biarkan saja dia datang. Ingatkan bila dia lupa mengucapkan salam. Ajarkan pula bagaimana dia harus menjalani agar semua terasa hidup. Tak usah berfikir dan berhenti berharap.
Semua seakan terlalu untuk direncanakan. Bukan kah cinta itu sebagian dari hidup? Bila cinta saja sudah difikirkan dan hidup sudah direncanakan, lalu apa hebatnya? Rencanakan saja sebagian, dan biarkan mereka berjalan dan memberi kejutan.
Dan seketika mereka pergi? Ucapkan salam sekali lagi. Dan jangan hiasi dengan ratap tangis. Mereka tak memikirkanmu saat meninggalkan, lantas apa yang membuat mu memikirkan mereka?
Hidup akan menjadi terlalu singkat hanya untuk memikirkan apalagi mengenang mereka yang meninggalkan.
Memang cinta bisa saja berakhir, tapi hidup terus berjalan.