Semua bahan uda terkumpul. Oke. Novel ku udah siap. Walau baru sekedar niat buat bikin -____- (plak!)
Hahaha sabar. Entar itu novel. Ya kalo gak novel cerpen dah. Sabar aja, ntar dibuat walau gatau entah kapan. Urusan hati aja belum terurus eh ni mau ngurusin novel :|
Sabtu, 14 Juli 2012
Rabu, 11 Juli 2012
Cinta Kelas Tinggi
Cinta.
Absurd. Abstrak. Paling berpengaruh. Manis. Pedih. Bahagia.
Duka.
Aku adalah salah satu yang akrab dengan si lima huruf ini.
Bagaimana ini merasuki kehidupan, merubah perilaku, menentang atau malah
mendukung ego, membalikkan segala keraguan.
Cinta adalah kamu.
Saat memandangmu lah aku cinta. Harusnya aku mencintai
dulu siapa Yang Menciptakan mu. Tentu Dia akan rela bila kau aku miliki.
Ketika orang berpendapat,
Cinta itu buta, mungkin mereka belum bertemu denganmu.
Mungkin saja orang buta sekalipun akan merasakan kecantikanmu sampai ke sumsum
hatinya.
Sama seperti apa yang aku rasakan.
Ketika yang lainnya berpendapat,
Cinta itu omong kosong.
Bagaimana bisa sebuah omong kosong sepertimu bisa merasuki
setiap mimpi, mendekap rindu lalu mengahantui pikiran ini. Bagaimana bisa
sebuah omong kosong sepertimu bisa selalu membayangi setiap pandangan mata,
membutakan mata hati dan selalu mengukir simpul senyum di bibir ini walau hanya
sekedar ingat bagaimana wajahmu. Sungguh sebuah omong kosong yang
luarbiasa hebat.
Dan ketika yang lainnya lagi berpendapat kalau cinta
adalah….. bla..bla..blaa. Terlalu banyak bualan. Terlalu banyak kata-kata
romantis. Terlalu berlebihan.
Tapi bila cinta itu cinta itu adalah kamu.. Pasti kamu itu
keterlaluan.
Keterlaluan indahnya, keterlaluan kamu membuat aku jatuh ke
dalam perasaan tak menentu ini.
Terakhir, sampai aku kepada hal yang ga bisa dipungkiri.
Sebelum Engkau mencabut segala kemungkinan untuk cinta ini.
Mengadahkan tangan hamba untuk memohon.
Berucap lisan hamba untuk memuji.
Berikrar hati hamba untuk bertasbih.
Hingga sadarkan diri,
Engkaulah Zat yang paling layak untuk dicintai.
Mungkin aku harus dan wajib mencintai Engkau Ya Rabb,
mengharap ridha dan segala rahmat. Dan tanpa merasa pamrih serta sedikit saja
berharap dengan cinta ku kepada - Mu ya Rabbi dengan seikhlas hati, semoga cinta dari perempuan yang paling ku dambakan itu akan menghampiri hati ini.
Amin.
Sabtu, 07 Juli 2012
Semoga Saja
Bertahan saja kau disana
Mugkin dengan rasa yang berbeda.
Jauh berbeda dengan apa yang aku harapkan.
Namun tiada henti ku mengertikan kamu.
Tiada sedetik terlewati tanpa rasa kecewa.
Mungkin saja aku merindukan senyum manis yang pernah ku miliki.
Mungkin saja aku merindukan rasa debar saat jauh dan rasa nyaman berdekatan.
Dan semakin jauh saja.
Adakah ini saat tepat ku untuk pergi.
Inikah alasan ku untuk mengakhiri.
Semoga terbaik.
Berbedalah akhir ini dari angan.
Jauhlah dari pandangan.
Selamat tinggal sayang. Inilah manis kita berujung perih.
Semoga aku bisa mengenang, dan hapus semua serta lanjutkan hidup yang tersisa.
Mugkin dengan rasa yang berbeda.
Jauh berbeda dengan apa yang aku harapkan.
Namun tiada henti ku mengertikan kamu.
Tiada sedetik terlewati tanpa rasa kecewa.
Mungkin saja aku merindukan senyum manis yang pernah ku miliki.
Mungkin saja aku merindukan rasa debar saat jauh dan rasa nyaman berdekatan.
Dan semakin jauh saja.
Adakah ini saat tepat ku untuk pergi.
Inikah alasan ku untuk mengakhiri.
Semoga terbaik.
Berbedalah akhir ini dari angan.
Jauhlah dari pandangan.
Selamat tinggal sayang. Inilah manis kita berujung perih.
Semoga aku bisa mengenang, dan hapus semua serta lanjutkan hidup yang tersisa.
Langganan:
Postingan (Atom)